SEKILAS TENTANG ULTRA
LOW TEMPERATUR FREEZER ATAU DEEP FREEZER
Adalah seperangkat alat pendingin yang bekerja pada temperature
Ultra Low ( Temperatur Sangat Rendah ) yaitu range temperature antara -70*C s/d -145*C, tergantung pada Aplikasi produk
yang diperlukan dan keinginan User sebagai pengguna Unit Ultra Low Temperatur
Tersebut.
Unit Ultra Low Temperatur Freezer ( ULT-F ) umumnya digunakan
pada di Laboratorium Peneletian Ilmiah Benih hewan atau tumbuhan, Vaksin, Obat
obatan atau Pengujian material. Sementara Temperatur yang umum digunakan
adalah pada Range Temperatur -70* s/d -86* C. Seperti digunakan pada Laboratorium
atau produksi Vaksin Polio dan Vaksin Flu Burung.
Gambar Unit / System Ultra Low Temperatur Freezer :
Gambar di atas memperlihatkan unit ULT-F dengan Double
Compressor dimana Compressor bawah adalah System 1 ( High Temperatur ) dan Unit
yang di atas adalah System 2 ( Ultra Low Temperatur ).
Penempatan komponen Kompressor tidak baku pada posisi atas
dan bawah, ada juga penempatan yang sejajar di bawah, terutama pada Model
Standing Ultra low Freezer.
Penempatan Komponen Compressor seperti di atas umunya pada
Unit Ultra Low Chest Freezer.
System Pendingin ULT-F
System pendingin pada ULT-F ini umunya ada 2 ( dua ) Type,
yaitu :
A. System Double Compressor dengan Metode pendinginan CASCADE.
B. System Single Compressor dengan Metode Pendinginan AUTO CASCADE.
Dengan penjelasan sebagai berikut :
A. System Double Compressor dengan Metode pendinginan CASCADE.
Yaitu system ULT-F dimana metode pendinginan menggunakan Cascade
dengan Double Compressor dimana :
1.
Compressor
1 untuk System 1 ( High Temperatur ) dengan Refrigerant 1 biasanya menggunakan R 404 A, R 22 atau R
290.
2.
Compressor
2 untuk System 2 ( Ultra Low Temperature ) dengan Refrigerant 2 biasanya
menggunakan R 170, R 508 B.
Gambar Contoh Name
Plate Ultra low Freezer :
Pada name plate di atas tertera Merk ULT-F “ NEW BRUNSWICK
SCIENTIFIC “ dengan Refrigerant system 1 ( High Temp ) menggunakan R 404 A dan
System 2 ( Ultra Low Temp ) menggunakan R 508 B.
Ada juga unit yang menggunakan Refrigerant R 290 pada System
1 dan R 170 pada system 2 nya.
CARA KERJA ULTRA LOW
TEMPERATUR FREEZER DENGAN SYSTEM CASCADE
Untuk memudahkan memahami cara kerja ULT-F system Cascade
mari kita lihat Gambar berikut di bawah ini :
1.
Pada
gambar diatas kita lihat ada 2 bagian system yang bekerja secara terpisah tapi terkoneksi pada
CASCADE CONDENSER dimana terjadi perpindahan kalor dari unit 2 ke unit 1.
Tapi secara system unit tersebut bekerja
masing masing, artinya tidak terhubung secara Circuit pendinginannya.
2.
Unit
1 – High Temperatur Circuit – bekerja sebagai mana umumnya unit pendingin yaitu
Compressor memompa refrigerant bertekanan dan bertemperatur Tinggi menuju
Condenser dimana kalor dibuang di condenser dan refrigerant yang telah turun
temperaturnya dan berubah fasa menjadi Liquid selanjutnya masuk kedalam Expansion
Valve.
Expansion Valve sebagai komponen yang
berfungsi mempertahankan sisi tekanan rendah dan sisi tekanan tinggi pada Unit Pendingin
menyebabkan refrigerant mengalami drop tekanan saat masuk kedalam Evaporator
dan mengalami perubahan fasa dari Liquid menjadi gas bertekanan rendah, saat
itulah refrigerant menyerap kalor dari sekitarnya. Karena yang digunakan adalah
refrigerant R404 a maka temperature pada Evaporator tersebut sekitar -40* C.
3.
Unit
2 – Low Temperatur Circuit – juga bekerja sebagaimana umumnya unit pendingin
bekerja. Perbedaannya terletak pada media pendingin Kondenser dimana pada unit
1 Kondenser di dinginkan oleh udara bebas yang di hembus oleh Fan/Kipas, maka
pada Unit 2 ini Kondensernya di dinginkan oleh Evaporator unit 1 yang
bertemperatur -40*C sebagai mana yang di jelaskan pada point No. 2. Inilah yang
disebut dengan CASCADE SYSTEM dan Unit nya disebut CASCADE CONDENSER.
4.
Selanjutnya
Refrigerant system 2 yang telah didinginkan oleh Evaporator 1 pada temperature -40*
C tersebut langsung masuk ke Expansion valve dan Evaporator 2. Disinilah refrigerant
system 2 menyerap kalor dari Ruangan
atau produk yang ada pada system 2 tersebut hingga tercapai temperatur Set
Point yang umumnya di setting kisaran temperature -70*C s/d -86*C.
5.
Untuk
mengoptimalisasi proses pendinginan maka Condenser 1 bisa di tingkatkan proses
pendinginannya dengan menggunakan Model Condenser Shell and tube atau Tube In Tube
dimana Condenser didinginkan oleh media
Air Chiller yang bertemperatur 12 * C.
6.
Aplikasi
dari System Pendingin metode Cascade ini biasanya adalah Untuk :
a. Ultra low Freezer / Deep freezer
untuk aplikasi Freezer penyimpanan benih tumbuhan, hewan, vaksin, virus dan
lain lain.
b. Freeze Drying digunakan untuk
aplikasi Pengeringan dengan metode pengeringan beku dan Vacum. Atau di sebut
juga pengeringan dengan Sublimasi.
c. Climatic / Environmental Chamber
digunakan sebagai simulasi iklim yang aplikaisnya untuk pengujian produk
sebelum masuk ke pasar.
d. Stability Chamber digunakan pada
aplikasi pengujian obat atau bahan bahan baku makanan dimana bahan tsb di uji
pada temperature dan kelembaban yang
bertingkat tingkat.
e. Dll
7.
Kami
sertakan Gambar Diagram Cascade System
yang lbh jelas yang kami ambil dari HVAC Tutorial yg di asuh oleh kang Asep
Hermawan, sbb :
9.
Gambar
Climatic / Environmental Chamber ( Unit untuk pengujian Produk dimana produk di
uji pada temperature panas, dingin, sangat dingin, lembab dan udara kering )
A. System Single Compressor dengan Metode Pendinginan AUTO CASCADE
System Single Compressor dengan
Metode Pendinginan AUTO CASCADE ini adalah system Ultra LowTemp yang
menggunakan 1 ( satu ) Compressor tapi menggunakan Evaporator atau Heat
Excangher yang bertingkat dan menggunakan Mix Refrigerant atau Refrigerant
Campuran.
Gambar DIAGRAM
SYSTEM AUTO CASCADE yang kami ambil dari HVAC Tutorial binaan kang Asep
CARA Kerja :
1.
Refirigerant
Campuran yang di tekan oleh Compressor, setelah mengalami pendinginan di
Condenser masuk ke dalam RPS 1 ( Refrigerant Phase Sparator 1 ) dimana Refrigerant yang titik didihnya paling
tinggi dan tekanannya paling rendah turun ke bawah, masuk ke Filter Dryer dan
AXV 1 lalu masuk Heat Exchanger 1. Sementara refrigerant Campuran yang Titik
didihnya medium dan low dan tekanannya lbh tinggi lansgusng naik ke atas dan
amsuk ke Heat Exchanger 1 ( HE 1 ). Di HE 1 ini Refrigerant yang titik didihnya
paling tinggi mendinginkan Refrigerant campuran yang titik didihnya Medium dan Low. Lalau refrigerant
ini langsung kembali ke Compressor, sementara Refrigerant medium dan Low lanjut
masuk ke RPS 2 ( Refrigerant Phase Sparator 2 ).
2.
Di
RPS 2 Refrigerant medium langsung turun ke bawah dan masuk ke Filter drier lalu
ke AXV dan masuk ke HE 2 untuk mendinginkan refrigerant Low dan langsung
kembali ke Compressor. Sementara refrigerant Low naik ke atas langsung masuk ke
HE dan didinginkan lanjut oleh refrigerant Medium.
3.
Refrigerant
Low lanjut masuk Filter Drier dan masuk ke AXV 3 lalu masuk ke Evaporator utama
dimana Refrigerant ini menyerap kalor dari produk hingga mencapai temperatur
set point yang di inginkan oleh user yaitu kisaran -70*C s/d -86*C.
Gambar Unit Freezy Drying dengan
Apliaksi Auto Cascade :
Demikian Sekilas
Paparan tentang ULTRA LOW FREEZER. SEMOGA BERMANFAAT.
UNTUK KONSULTASI DAN
SERVICE HUB : ANDI SUNANDI
HP. 0812 95551009, 085814478081
Email : sunandi.andi@yahoo.com
Silakan kunjungi : ultralowtemperatur.blogspot.com
servicedeepfreezer.blogspot.com










Tidak ada komentar:
Posting Komentar